Kesaksian & Pengalaman
Nama : H.Usman
Kelahiran : Lamongan
Pekerjaan : Levaransir Batu Gunung
Domisili : Jl. Desa Sei Pantai RT.3 No.6 Marabahan
Telpon : 0825119175
Data/Info : 08/08/2008
Di bulan Desember 1999, saya pernah dikeroyok orang yang jumlahnya lebih dari dua puluh orang yang sebagian besar anak buah saya dalam pekerjaan. Mereka rata-rata menggunakan senjata. Entah apa sebabnya, di antaranya mungkin menyangkut persaingan tempat saya bekerja. Saat dikeroyok saya sempat minta kepada Allah agar mereka yang mengeroyok tidak celaka. Akibatnya mereka dengan segala upaya dan daya serta bermancam senjata tajam dan kayu pemukul menghajar saya sementara saya hanya merasakan saja ulah mereka. Yang terjadi justru sangat aneh, beberapa buah pisau yang mereka tusukkan ke tubuh saya berakibat melengkung/bengkok, sebagian mereka terlempar, memukul dengan tangan terasa kesakitan. Maha Besar Allah yang menolong saya dan mengabulkan kehendak saya agar mereka tidak celaka karena sebagian mereka merupakan anak buah saya bekerja. Setelah kejadian itu beberapa jam saya pulang, saya kembali lagi ke tempat itu, mereka yang melihat saya datang pada lari. Akhirnya mereka mengajak saya berdamai. Seandainya saya melawan saat itu, mungkin akan banyak sekali yang celaka.
Kejadian lain, saya sudah beberapa kali melakukan/mempraktekkan kemampuan pengobatan. Dari masalah sakit kepala, sakit gigi, orang pingsan, orang akibat kecelakaan-pembengkakan, dll. Di antara upaya pengobatan tersebut, saya merasakan di telapak tangan saya ada daya sedot yang kuat yang mengakibatkan penyakit dan rasa sakit pasien menjadi sembuh dari sakitnya.
Saya pernah juga mengisi kekuatan/daya dalam kepada benda-mesin pompa air di rumah. Suatu hari ada orang yang ingin mengambil pompa air tersebut, kebetulan anak saya mengintip pencuri tersebut, anehnya kata anak saya, pencuri tersebut ketika hendak mengambil pompa air tersebut beberapa kali tubuhnya terduduk tanpa dapat mengangkat pompa air tersebut hingga akhirnya ia mengurungkan niyatnya untuk mencuri. Kejadian lain juga pernah terjadi di pagar rumah belakang tempat tinggal saya, karena telah saya isi daya kekuatan, suatu hari ada pencuri ingin mencuri ayam milik saya, tiba-tiba malam itu terdengar bunyi orang jatuh. Setelah saya periksa ternyata memang ada bekas orang jatuh. Maha Agung Allah
Kejadian lain di bulan 15 April 2000, saya memiliki dua gerobak yang berada di daerah Sei. Gampa. salah satunya saya isi/titipi kekuatan, yang satunya tidak saya isi. Anehnya, semua gerobak tetangga kerja saya semuanya diambil pencuri plus sebuah gerobak saya yang memang tak saya isi. Sementara sebuah gerobak yang telah saya isi kekuatan tidak hilang, padahal tempatnya bersamaan dengan gerobak-gerobak lain tetangga kerja saya yang semuanya hilang.Maha Suci Allah yang selalu menolong hambaNYA yang minta tolong kepadaNYA.
Saya juga pernah ingin diperas oleh orang jagoan di Kapuas setelah mengambil uang di Bank BDN Kapuas sebesar Rp. 60.000.000,- kira-kira tanggal 25 Desember 1999 Namun karena pengambilan itu diketahui orang tersebut akhirnya saya diperasnya untuk mengeluarkan uang Rp. 2.000.000,-. Saya dengan sikap lembut saya katakan untuk memberinya Rp. 150.000,- hingga saya ingin beri Rp. 200.000,-, namun ia bersikeras ingin minta Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah). Sayapun terpaksa memerintahnya untuk duduk di tempat dan orang tersebut tanpa sadar mengikuti perintah saya sehingga saya tinggalkan pergi sementara saya tak mengasihnya uang sedikitpun. Padahal orang tersebut terkenal suka memeras dan jagoan di tempatnya. Saya sempat berpikir kalau-kalau saya nanti pergi ke Kapuas dan bertemu lagi dengannya mungkin akan ditagihnya lagi atau justru akan menganiyaya saya, tetapi ternyata ketika saya berada di Kapuan, dia tak melalukan sesuatupun terhadap diri saya. Rupanya dengan izin Allah, TDI-N saya tetap berfungsi. Maha Besar Allah.
Zainuri (Banjarmasin)
Saya banyak memiliki pengalaman dalam bidang pengobatan. Bahkan sekarang ini boleh dikata sebagai orang yang biasa diminta pertolongan untuk pengobatan. Dengan teori yang ada pada TDI-N saya telah sekian lama mempraktekkannya, baik untuk diri saya, keluarga dan orang lain. Dari persoalan penyakit-penyakit medis seperti sakit perut, mag, liver, sakit kepala berat/menahun dan ringan, darah tinggi-strok, kolestrol, dll. Bahkan berbagai penyakit yang aneh-aneh dan penyakit non medis. Saya yakin benar, Allah pasti akan menolong bila kita mau mencari jalan pertolonganNYA.
Menyangkut pengalaman bela diri dalam TDI-N, saya beberapa kali melerai orang yang sedang berkelahi. Salah satunya kira-kira di bulan Pebruari 2000 yang lewat, di dekat rumah saya ada orang sedang hendak dikeroyok dua orang (pasangan suami istri). Saya mendengar ada tetangga berucap minta tolong, sayapun langsung mendatangi kejadian. Saat itu memang pasangan suami istri tersebut sudah mendekat, tanpa banyak berpikir saya mendekati pihak yang ingin di aniyaya untuk menyabarkan kedua belah pihak. Entah bagaimana, pasangan suami istri tersebut tiba-tiba mengambil kayu balokan dan memukul orang yang saya dekati tersebut. Tapi anehnya, tangan suami-istri yang ingin memukul tadi justru tak dapat bergerak atau setiap kali mereka ingin mengayunkan kayunya selalu tertahan hingga jatuh kayu balokan tersebut. Akhirnya mereka saya suruh pulang sehingga penganiyayaan tidak terjadi. Rupanya pertolongan dan perlindungan Allah sangat cepat tiba, meskipun saat itu saya tak terpikir untuk memanfaatkan TDI-N, baru setelah kayu balakon di ayunkan kepada orang yang ingin dianiyaya saya terpikir untuk menggunakan TDI-N. Allah Maha Besar dengan PertolonganNYA.
Sebelumnya saya juga pernah melerai orang yang setengan gila dipukul banyak orang, orang setengah gila tersebut memang sebelumnya mengamuk dan memukul beberapa orang, karuan saja orang-orang menyerang dan memukulnya. Saat itulah saya melihatnya dan secepatnya menarik tangan orang setengah gila tersebut untuk menghindar. Namun beberapa orang masih memukul hingga menusukkan dengan pisau ke tubuhnya. Namun, berkat perlindungan Allah, secara naluri saya tidak reda jika orang menusuk dengan pisau, apa yang terjadi ? pisau tersebut mengenai tubuh orang setengah gila tersebut tapi ia tidak merasakan apa-apa, ibaratnya saat itu secara otomatis tubuhnya menjadi kebal senjata dan pukulan. Barulah saya secara tegas dengan kata-kata untuk melerai masa hingga orang setengah gila itu dapat pulang dengan selamat.
Dengan beragam kejadian tersebut saya sadar bahwa sistem TDI-N memberikan jalan datanganya Pertolongan dan Perlindungan Allah bukan hanya untuk diri kita tetapi juga untuk membantu menolong orang lain, baik itu bersifat pengobatan maupun dari penganiyayaan orang lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar